wow pisang jadi cirikhas di gedangsari lho

26 Mei 2016 14:45:40 WIB

Kecamatan Gedangsari mempunyai program unik yang melibatkan seluruh masyarakat di Kecamatan. Sebuah program yang mengajak masyarakat untuk membudidayakan tanaman pisang. Dalam program tersebut termasuk juga pengolahan buah pisang. Alasan program budidaya pisang atas dasar nama Kecamatan Gedangsari; yang dalam bahasa jawa berarti pisang yang utama.

“Masyarakat sepakat setiap satu keluarga mempunyai minimal 5 pohon pisang,” ucap Camat Gedangsari, M. Seryawan Indriyanto.

Menurutnya, ciri khas setiap Kecamatan harus ada, sehingga mampu menambah daya tarik obyek wisata di Gunungkidul. Program tanam pisang sudah berjalan sejak Tahun 2012 lalu; alhasil saat ini sudah banyak sekali pohon pisang yang ada di seluruh Desa di Gedangsari.

Ia menambahkan, pisang yang ditanam warga adalah pisang yang berkualitas, seperti pisang raja, ambon, kepok, dan lain sebagainya. Pisang kepok ditanam warga, karena pisang kepok merupakan pisang yang sering dijadikan olahan pisang goreng.

“Masyarakat juga dilatih untuk dapat mengolah pisang sekreatif mungkin. Bahkan, olahan bonggol pisang sudah berjalan sejak Tahun 2013 lalu,” ujarnya.

M. Setyawan berharap dari olahan pisang dapat menghasilkan keuntungan bagi warga. Program ini juga mengurangi tingkat pengangguran di Gedangsari, karena anak-anak muda; hususnya yang tidak melanjutkan sekolah, diajak untuk bekerja membuat olahan buah pisang.

Yanto (47) warga Pace 1, Hargomulyo, Gedangsari mengatakan, pohon pisang yang ditanam di rumahnya sudah mencapai puluhan pohon pisang. Untuk bisa berbuah, pohon pisang memerlukan  waktu kurng lebih 1 Tahun.

“Tetapi, yang menarik adalah tanaman pisang bisa berkembang dengan sendirinya,” katanya.

Ia mengaku hasil dari panen buah pisang memang tidak menentu; namun, makanan olahan yang berasal dari pisang dapat dijadikan sebagai salah satu penghasilan bagi keluarganya. “Pembuatan makanan olahan yang berasal dari pisang sudah rutin dibuat. Kebanyakan justru terjual di Klaten dan sekitarnya,” ungkapnya. (Atmaja/Tty)

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Kidang_kencono
    trimakasih untuk pertanyaanya mas , sampai saat in...baca selengkapnya
    26 Maret 2021 11:32:51 WIB
  • anna
    Semangat membangun Desa Ngalang ...baca selengkapnya
    20 Juni 2019 21:18:44 WIB
  • Intan Aprillia M Kraft
    Salam budaya, salam kebajikan bpk & Ibu Semua. say...baca selengkapnya
    02 Mei 2019 22:44:43 WIB
  • Yossie sumedi
    Maaf sekedar mau tanya,karena ngalang ditetapkan s...baca selengkapnya
    10 April 2019 09:01:46 WIB
  • admin
    Pemdes Ngalang akan selalu mensuport kegiatan yg b...baca selengkapnya
    04 April 2019 20:20:55 WIB
  • safira maharani
    Terimakasih kepada pemerintah desa ngalang berikut...baca selengkapnya
    26 Februari 2019 07:12:00 WIB
  • safira maharani
    Terimakasih kepada pemerintah desa ngalang berikut...baca selengkapnya
    26 Februari 2019 07:10:31 WIB
  • safira maharani
    Segenap pengurus mengucapkan terimakasih kepada pe...baca selengkapnya
    19 Februari 2019 17:24:01 WIB

  • Hebat tuk desa ngalang , desa budaya... Sekedar ta...baca selengkapnya
    03 Oktober 2018 07:22:48 WIB

  • MUAAAAANTAP...baca selengkapnya
    17 Juli 2018 15:44:52 WIB
Galeri Foto
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial